Optimasi Biaya Transportasi Distribusi Air Minum Isi Ulang Menggunakan Metode Vogel Approximation Method

Authors

  • Farida Universitas Sepuluh Nopember Papua
  • Heru Sutejo Universitas Sepuluh Nopember Papua
  • Bernadus Yeuw Universitas Sepuluh Nopember Papua
  • Elvira V. Waimbo Universitas Sepuluh Nopember Papua
  • Daud Matiseray Universitas Sepuluh Nopember Papua
  • Efina M. Aiboi Universitas Sepuluh Nopember Papua

Abstract

Air minum merupakan kebutuhan pokok masyarakat sehingga distribusinya perlu dilakukan secara efektif dan efisien untuk menekan biaya operasional. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan biaya transportasi distribusi air minum isi ulang pada Depot Diamond 74 dan Jaya Parti menggunakan Vogel's Approximation Method (VAM). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif terapan dengan data primer berupa data pasokan (supply), permintaan (demand), dan biaya distribusi pada setiap rute pengiriman. Analisis dilakukan dengan menyusun matriks transportasi berdasarkan data yang diperoleh, kemudian menentukan solusi distribusi menggunakan metode VAM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total pasokan sebesar 16 galon per hari sama dengan total permintaan sebesar 16 galon per hari, sehingga model transportasi berada dalam kondisi seimbang (balanced transportation problem). Pola distribusi yang diperoleh yaitu Depot A (Diamond 74) mendistribusikan 6 galon ke BPN dan 3 galon ke Kejaksaan, sedangkan Depot B (Jaya Parti) mendistribusikan 5 galon ke Dinas Pendidikan dan 2 galon ke Kejaksaan. Total biaya distribusi minimum yang dihasilkan adalah sebesar Rp850.000 per hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode VAM efektif dalam menentukan pola distribusi yang efisien sehingga dapat membantu menekan biaya transportasi dan meningkatkan efektivitas pengelolaan distribusi pada usaha depot air minum isi ulang.

Downloads

Published

2026-06-19