Analisis Pengoptimalan Biaya Transportasi Distribusi Telur Lokal Menggunakan Metode Least Cost

Authors

  • Fatimah Azzahra Universitas Sepuluh Nopember Papua
  • Heru Sutejo Universitas Sepuluh Nopember Papua
  • Ramdha Asnani Universitas Sepuluh Nopember Papua
  • Husen Abdillah Universitas Sepuluh Nopember Papua
  • Andre Metaloy Universitas Sepuluh Nopember Papua
  • Cintami A. Loak Universitas Sepuluh Nopember Papua
  • Yopinus Gadur Universitas Sepuluh Nopember Papua

Abstract

Distribusi telur merupakan salah satu aktivitas penting dalam rantai pasok produk pangan yang memerlukan pengelolaan biaya transportasi secara efisien. Gudang Pak Aji Sakur memiliki dua pusat distribusi, yaitu Gudang Entrop dan Gudang Kloofkamp, yang melayani pengiriman telur ke beberapa lokasi tujuan di Kota Jayapura, yaitu Dok 9, APO, dan Hamadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan biaya transportasi distribusi telur menggunakan metode Least Cost (LC). Data yang digunakan meliputi biaya pengiriman dari setiap gudang ke masing-masing tujuan, kapasitas pasokan (supply), dan jumlah permintaan (demand). metode Least Cost  diterapkan dengan mengalokasikan pengiriman terlebih dahulu pada jalur yang memiliki biaya transportasi terendah hingga seluruh permintaan terpenuhi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alokasi optimal diperoleh dengan pengiriman dari Gudang Kloofkamp ke APO sebanyak 30 ikat dan Dok 9 sebanyak 15 ikat, serta dari Gudang Entrop ke Hamadi sebanyak 50 ikat dan Dok 9 sebanyak 25 ikat. Total biaya transportasi yang dihasilkan sebesar Rp1.490.000. Hasil tersebut menunjukkan bahwa metode Least Cost  mampu memberikan solusi distribusi yang efisien dan dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan dalam perencanaan distribusi telur untuk meminimalkan biaya operasional perusahaan.

Downloads

Published

2026-06-19